Kaum Rohingya dari Myanmar

Sekitar sebulan yang lalu, Presiden Jokowi berinisiatif untuk membantu kaum sipil Rohingya dengan mengirimkan bahan makanan ataupun obat-obatan — beliau berharap kekerasan terhadap kaum Rohingya segera dihentikan. Siapakah kaum Rohingya? Rohingya adalah sekelompok Islam minoritas dengan etnis Indo-Arya yang tinggal di daerah Rakhine, bagian pantai barat Myanmar. Media internasional dan organisasi HAM mencetuskan Rohingya sebagai kaum paling […]

Read More Kaum Rohingya dari Myanmar

#1: Ines & Bahasa Tionghua

Di tahun 2000an, terdapatlah seorang anak bernama Ilana Anastasia Esterita, yang dapat juga dipanggil sebagai INES. Ines ialah perempuan berkebangsaan Indonesia, seorang cino-jowo. Maksudnya, Ines ialah keturunan Cina lahir di Jawa, tepatnya di suatu kota yang lumayan kecil apabila dibandingkan dengan kota Melbourne (Ines tidak pernah ke Melbourne). Ines nyaman dengan kota kelahirannya tersebut, tetapi […]

Read More #1: Ines & Bahasa Tionghua

Politik ini, Politik itu: Demokrasi atau Demolisi?

Demolisi: dari kata demolish (kata kerja) atau demolition (kata benda) yang artinya adalah penghancuran  Pada akhirnya, Ahok pun dipenjara. Tapi, apakah beliau dipenjara hanya semata-mata karena “penistaan agama”, atau gara-gara beliau berbeda suku dan agama dari mayoritas? Apakah hal itu merupakan permainan politik, dimana yang kaya dan berkuasa ingin semakin lebih kaya dan berkuasa lagi, sehingga mereka menanggalkan […]

Read More Politik ini, Politik itu: Demokrasi atau Demolisi?

Entrok: Novel oleh Okky Madasari

Pertama kali saya melihat Okky Madasari di sebuah panel literatur, saya kira dia artis: Ternyata beliau adalah penulis beberapa novel, yang salah satunya berjudul Entrok. Entrok pun diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dengan judul The Years of the Voiceless. Arti “entrok” itu sendiri adalah pakaian dalam wanita/bra, itulah mengapa sampul novel Entrok menampilkan seseorang yang […]

Read More Entrok: Novel oleh Okky Madasari

Indonesia Merdeka, Hiroshima Merana

Pelajaran sejarah dari kelas 5 SD maupun SMA pasti selalu mengajarkan cerita detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia. Buku paket biasanya memulai kisah proklamasi dari kekosongan kabinet yang disebabkan oleh pengeboman di Jepang (khususnya kota Hiroshima dan Nagasaki), penculikan tokoh Indonesia seperti Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta ke Rengasdengklok, sampai akhirnya adalah kegiatan pembacaan teks proklamasi pada […]

Read More Indonesia Merdeka, Hiroshima Merana

lagu untuk matahari // tulus

Patah kadang semangat, dengar mulut pedas berdebat, yang hanya lihat salahmu.. Gerah kadang pendengar, dapat cibiran sang benar, Sinisme bukan untukmu… Mereka tak sempurna, sama juga halnya denganmu, Jangan risaukan cela mu, Mungkin mereka bulan, tapi ingat kau Matahari, (matahari) cahya mereka darimu, (menari, bernyanyi) lakukan yang kau suka, (hidupmu) bukan hidupnya, (bicara, bersorak) lakukan […]

Read More lagu untuk matahari // tulus

Perempuan Penembus Batas (Majalah Tempo) dan Interseksionalitas Feminisme

Menurut dosen filsafat Universitas Indonesia, Gadis Arivia, feminisme haruslah inklusif dan majemuk. Pada dasarnya, ideologi feminisme harus mengacu kepada interseksionalitas yang mencakup setiap gender, etnis, dan seksualitas. Seseorang bukanlah feminis apabila ia mendukung hak wanita karir tetapi mencemooh, biasanya dengan dasar-dasar gamblang agamawi, pilihan wanita panggilan  dalam mengekspresikan seksualitasnya. Seseorang bukanlah feminis apabila ia mendukung […]

Read More Perempuan Penembus Batas (Majalah Tempo) dan Interseksionalitas Feminisme